Pagarsari,
Ada sekitar 100 anak putra-putri berkumpul di lapangan Desa Pagarsari mengikuti Lomba Tertawa, setelah selesai melaksanakan lomba Melukis. Lomba tertawa ini paling ditunggu-tunggu, karena sebelumnya belum pernah ada.
Menurut ketua panitia, Sukri yang di dampingi Wagino sebagai pelaksana kegiatan lomba mengatakan, Lomba tertawa dan lomba menggambar “Semangat Kemerdekaan” ini merupakan kegiatan hiburan anak-anak dalam memeriahkan HUT RI ke 65. Antusias anak-anak dan ibu-ibu untuk mendaftarkan anaknya mengikuti lomba sangat tinggi. Sehingga perlombaan menggambar dan lomba tertawa cukup banyak diminati,” katanya .
Khususnya lomba tertawa membuat para penonton terutama ibu-ibu terhibur. Melihat anaknya mengikuti lomba tertawa, ibu-ibunya dan semua penontonya ikut tertawa. Karena tertawa terus-menerus sampai tak terasa air mata meleleh. Tak hanya itu, perut pun sakit karena tertawa melihat peserta yang tertawa.
Seperti halnya Agung (7) peserta lomba tertawa ini, pertamanya tertawa seperti dipaksakan tetapi lama-kelamaan dia tertawa sendiri dengan lepas, karena mendengar dan melihat semua penontonnya tertawa. Apalagi kawannya memberitahu kalau sandal yang dipakai Agung putus. Tertawapun semakin jadi, sehingga tidak bisa lagi menghentikan tertawanya sambil memegang perutnya.
Menurut Yudi Ismanto salah satu penonton lomba tertawa ini, “Lomba ini lucu, menghibur, jadi tertawa karena melihat orang tertawa,” ungkapnya.
Criteria lomba tertawa yang dinilai, yaitu lamanya tertawa, tertawanya tidak terkesan dibuat-buat dan lucu. pemenangnya dibagi katagori perempuan dan laki-laki, setiap pemenang mendapatkan hadiah alat-alat sekolah dan piagam. senang sekali mereka mendapatkan piagam dan hadiah itu, meskipun alakadarnya.*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar